Kelurahan Mangkurawang Siapkan Prioritas Pengembangan Ekonomi dan Infrastruktur untuk Tahun Depan

img

Lurah Mangkurawang Ardiansyah (pic:tanty)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Wilayah Mangkurawang kini diproyeksikan akan berkembang menjadi dua wilayah, hal ini dikarenakan adanya pemekaran. Nantinya akan terbagi atas wilayah Desa Mangkurawang Darat dan wilayah Mangkurawang Bawah, dengan fokus pengembangan ekonomi dan infrastruktur yang berbeda sesuai potensi lokal masing-masing wilayah.

 

Hal tersebut diungkapkan Lurah Mangkurawang Ardianysah. Ia memaparkan ini akan menjadi prioritas pengembangan Kelurahan Mangkurawang yang akan dijalankan pada tahun depan.

 

Untuk calon Desa Mangkurawang Darat ia menjelaskan bahwa sektor pertanian, persawahan, dan perkebunan akan menjadi prioritas utama. Salah satu ikon dari calon desa ini adalah produksi Madu Kelulut.

 

“Untuk kawasan perkebunan Madu Kelulut  yang mencakup area seluas lebih dari satu hektar di wilayah ini, saat ini sudah dikelola oleh koperasi dan telah menghasilkan produk madu yang siap jual dalam kemasan. Madu kelulut ini sudah menjadi produk unggulan di Mangkurawang Darat," ungkap Ardianysah saat diwawancarai awak media Rabu (6/11/2024) usai acara Kundapil Ketua DPRD Kukar di daerah Sukodadi, Mangkurawang.

 

Sementara itu, di wilayah Mangkurawang Bawah, Ardianysah menyebtukan pengembangan difokuskan pada sektor perikanan dan budidaya.

 

“Dalam hal ini Pemerintah Kelurahan Mangkurawang telah bekerja sama dengan Dinas Perikanan Kukar untuk membantu menyediakan sarana budidaya, termasuk keramba sungai dan keramba terpal,” ujarnya.

 

Selain itu, Ardiansyah juga mengungkapkan untuk proyek normalisasi sungai oleh Dinas Pekerjaan Umum yang telah dimulai sejak tahun lalu juga menjadi bagian penting dalam upaya mencegah banjir di wilayah bantaran sungai Mangkurawang.

 

“Untuk normalisasi anak sungai di Mangkurawang bawah tepatnya Mangkurawang dalam, kebetulan Masyarakat yang terdiri dari setempat secara rutin melakukan pembersihan sungai setiap minggu, dan kegiatan ini dipimpin oleh para pemuda Mangkurawang Dalam, untuk memastikan akses sungai tetap bersih dan lancar,” jelasnya.

 

Saat disinggung terkait pemekaran wilayah Mangkurawang, Ardianysah menyambut positif hal tersebut. Sebab di akuinya, selama ini terkait dengan pembangunan memang semua terbangun, namun juga masih mengalami keterbatasan dana. Sehingga beberapa infrastruktur tentunya masih memerlukan pembangunan.

“Harapannya tentu agar wilayah Mangkurawang dapat terus berkembang dengan adanya pemekaran desa ini. Dengan alokasi dana yang lebih memadai dan pengelolaan desa yang lebih mandiri. Selain itu dengan adanya dana 2 M yang dialokasikan untuk Desa Mangkurawang Darat nantinya, diharapkan mampu menjadi kawasan yang maju dan sejahtera bagi seluruh masyarakat.” Tutupnya (adv/tan)